Materi Stoikiometri Senyawa

image_pdfimage_print

Stoikiometri Senyawa

1. Rumus Empiris

Rumus empiris atau rumus perbandingan suatu senyawa menyatakan perbandingan paling sederhana dari atom-atom unsur penyusun senyawa. Jadi, hal yang harus diupayakan pada penetapan rumus empiris suatu senyawa adalah menentukan jumlah mol atau perbandingan mol unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Data yang diperlukan untuk penentuan rumus empiris adalah:

1) Jenis unsur penyusun senyawa

2) Perbandingan massa antar unsur dalam senyawa

Cara menentukan rumus empiris:

i. Menentukan jumlah mol masing-masing unsur (n = m/mm)

ii. Menentukan perbandingan mol atom unsur-unsurnya

Contoh:

Suatu senyawa mengandung unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Dalam 3 gram senyawa tersebut terdapat 1,2 gram karbon, 0,2 gram hidrogen, dan sisanya adalah oksigen. Tentukan rumus empiris senyawa tersebut (Ar H = 1; C = 12; O = 16)

Jawab :

Jumlah mol C = 1,2 g / 12 g mol-1  = 0,1 mol

Jumlah mol H = 0,2 g / 1 g mol-1  = 0,2 mol

Massa O = 3 – (1,2 + 0,2) gram = 1,6 gram

Jumlah mol O = 1,6 g / 16 g mol-1  = 0,1 mol

Perbandingan mol C : H : O = 0,1 : 0,2 : 0,1 = 1 : 2 : 1

Rumus empiris senyawa tersebut adalah CH2O

 

2. Rumus Molekul

Jika rumus empiris senyawa adalah RE, maka rumus molekulnya dapat dinyatakan sebagai (RE)n; adapun harga n bergantung pada massa molekul relatif (Mr) dari senyawa yang bersangkutan.

Contoh:

Senyawa X mempunyai rumus empiris CH2O dan massa molekul relatif (Mr) = 60. Tentukanlah rumus molekul senyawa tersebut!

Jawab:

Rumus molekul senyawa dapat ditulis sebagai (RE)n. Nilai n ditentukan berdasarkan nilai massa molekul relatifnya.

Diketahui rumus empiris senyawa adalah CH2O

Misalkan rumus molekul senyawa itu (CH2O)n

Mr (CH2O)n = 60 → (12 + 2 + 16)n = 60

                                            30 n = 60

                                                 n = 2

Jadi, rumus molekul senyawa itu adalah (CH2O)2 = C2H4O2

 

3. Kadar Unsur dalam Senyawa

Kadar unsur dapat ditentukan berdasarkan rumus empiris atau rumus kimia senyawa. Dari perbandingan atom dapat ditentukan perbandingan massa dan kadar (% massa) unsur-unsur penyusun senyawa.

Rumus untuk menghitung kadar unsur dalam suatu senyawa adalah:

Kadar = x.Ar / Mr . 100%

x adalah jumlah atom unsur dalam 1 molekul senyawa = indeks dari unsur yang bersangkutan dalam rumus kimia senyawa.

Contoh 1:

Menentukan kadar unsur dalam senyawa berdasarkan rumus kimia senyawa.

Berapakah kadar C dan N dalam urea, CO(NH2)? (Ar H = 1; C = 12; O = 16)

Jawab: 

Kadar unsur X = x.Ar unsur X / Mr senyawa x 100%

Mr urea = 12 + 16 + 28 + 4 = 60

Kadar C = (1 x 12)/60 x 100% = 20%

Kadar N = (2 x 14)/60 x 100% = 46,67%

Contoh 2:

Menentukan massa unsur dalam senyawa.

Berapa gram hidrogen diperlukan untuk membuat 1 kg air? (Ar H = 1; O = 16)

Jawab:

massa hidrogen dalam 1 kg air adalah 2/18 x 1 kg = 111,11 gram

Contoh 3:

Menentukan massa senyawa berdasarkan massa salah satu unsur pembentuknya.

Berapa massa asam sulfat (H2SO4) dapat dibuat dari 64 gram belerang? (Ar H = 1; O = 16; S = 32)

Jawab:

Massa senyawa = Mr senyawa / (indeks x Ar unsur X) x massa unsur X

Jadi, massa H2SO4 = 98/32 x 64 gram = 196 gram

 

Tinggalkan Balasan